BERANDA WARTA GALERI KONTAK

Warta & Liputan Kegiatan Resmi

Kumpulan laporan kegiatan, siaran pers, dan dokumentasi program kerja DINAS SOSIAL P3A.

68 Artikel Terpublikasi
PROGRAM SEKOLAH RAKYAT DI KABUPATEN TEBO: MEMBANGUN AKSES PENDIDIKAN DAN MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK Utama
29 September 2026 • Humas

PROGRAM SEKOLAH RAKYAT DI KABUPATEN TEBO: MEMBANGUN AKSES PENDIDIKAN DAN MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

Kabupaten Tebo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program sosial dan pendidikan. Salah satu program yang menjadi bagian dari upaya tersebut adalah Program Sekolah Rakyat, yang hadir sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang menghadapi keterbatasan sosial dan ekonomi.Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kehadiran program ini diharapkan tidak hanya memberikan kesempatan memperoleh pendidikan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter, meningkatkan keterampilan, serta memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.Sekolah Rakyat di Kabupaten TeboDi Kabupaten Tebo, pelaksanaan Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perangkat daerah, serta berbagai pihak terkait. Program ini diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan agar dapat memperoleh pendidikan dan pembinaan secara lebih optimal.Sekolah Rakyat tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga memperhatikan aspek pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, keterampilan, serta pengembangan potensi peserta didik. Dengan pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan memiliki bekal yang cukup untuk melanjutkan pendidikan maupun menghadapi kehidupan sosial dan dunia kerja di masa mendatang.Keberadaan Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Tebo juga menjadi bagian dari upaya memperkuat intervensi pemerintah terhadap keluarga miskin dan rentan. Pendidikan dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan membuka peluang yang lebih baik bagi generasi penerus.Peran Dinas Sosial Kabupaten TeboSebagai perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi di bidang sosial, Dinas Sosial Kabupaten Tebo memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di daerah.Peran tersebut antara lain dilakukan melalui pendataan, identifikasi, verifikasi, dan koordinasi terkait calon peserta didik serta kondisi sosial keluarga. Data sosial menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan program dapat menjangkau masyarakat yang sesuai dengan sasaran dan membutuhkan intervensi.Dinas Sosial Kabupaten Tebo juga berperan dalam melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, serta perangkat daerah dan pihak terkait lainnya. Sinergi tersebut diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan secara terpadu dan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.Selain itu, Dinas Sosial turut mendukung proses asesmen sosial terhadap calon peserta didik dan keluarganya. Asesmen dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi sosial, ekonomi, keluarga, serta berbagai faktor lain yang berkaitan dengan kebutuhan peserta didik.Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial Kabupaten Tebo juga dapat berperan dalam melakukan pemantauan dan evaluasi dari sisi sosial, sehingga berbagai kendala yang dihadapi peserta didik maupun keluarga dapat diidentifikasi dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.Sinergi Lintas SektorKeberhasilan Program Sekolah Rakyat tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Dinas Sosial, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, satuan pendidikan, tenaga pendidik, pekerja sosial, serta masyarakat.Kolaborasi tersebut menjadi penting karena permasalahan sosial dan pendidikan memiliki keterkaitan yang kompleks. Dukungan pendidikan perlu berjalan beriringan dengan dukungan sosial, perlindungan anak, pemberdayaan keluarga, kesehatan, administrasi kependudukan, serta berbagai layanan dasar lainnya.Dalam konteks ini, Dinas Sosial Kabupaten Tebo menjadi salah satu unsur yang berperan dalam memastikan aspek sosial peserta didik dan keluarganya mendapatkan perhatian. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya melihat anak sebagai peserta didik, tetapi juga memahami kondisi keluarga dan lingkungan sosial yang memengaruhi proses tumbuh kembangnya.Membangun Harapan melalui PendidikanProgram Sekolah Rakyat di Kabupaten Tebo diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui pendidikan yang berkualitas, pembinaan karakter, dan dukungan sosial yang berkelanjutan, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.Bagi Pemerintah Kabupaten Tebo, kehadiran Program Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masa depan masyarakat. Pendidikan memberikan harapan, sementara kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kekuatan untuk mewujudkan harapan tersebut.Dinas Sosial Kabupaten Tebo berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan program melalui penguatan data sosial, koordinasi lintas sektor, asesmen, pendampingan, serta pemantauan terhadap kondisi sosial peserta didik dan keluarganya.Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Tebo diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi salah satu langkah dalam mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.Dinas Sosial Kabupaten Tebo — Bersama Membangun Kesejahteraan Sosial dan Masa Depan Generasi Tebo.

BIMBINGAN PSIKOSOSIAL TERHADAP KELUARGA PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL (PMKS) DI KABUPATEN TEBO Warta
29 September 2026

BIMBINGAN PSIKOSOSIAL TERHADAP KELUARGA PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL (PMKS) DI KABUPATEN TEBO

Kabupaten Tebo – Kamis, 18 Juni 2026. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tebo terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan serta penguatan kesejahteraan sosial keluarga.Salah satu bentuk pelayanan yang dilaksanakan adalah Bimbingan Psikososial terhadap Keluarga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan kepada keluarga yang menghadapi berbagai permasalahan sosial, ekonomi, psikologis maupun kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi keberfungsian sosial anggota keluarga.Memberikan Dukungan Psikososial bagi KeluargaPermasalahan kesejahteraan sosial tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi dan ketahanan keluarga. Oleh karena itu, bimbingan psikososial diberikan untuk membantu keluarga memahami permasalahan yang dihadapi, meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tekanan sosial, serta membangun kembali hubungan dan komunikasi yang positif di lingkungan keluarga.Melalui kegiatan ini, keluarga diberikan pendampingan, motivasi, edukasi, serta penguatan kapasitas agar mampu mengenali potensi dan sumber daya yang dimiliki. Pendekatan yang dilakukan mengutamakan komunikasi yang humanis, kepedulian, serta penghormatan terhadap kondisi dan kebutuhan masing-masing keluarga.Mendorong Keluarga Lebih Mandiri dan BerdayaBimbingan psikososial diharapkan dapat membantu keluarga PMKS agar tidak hanya memperoleh dukungan dalam menghadapi permasalahan, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian dan keberfungsian sosialnya.Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial P3A Kabupaten Tebo dapat melakukan identifikasi permasalahan, komunikasi dengan keluarga, pemberian motivasi dan edukasi, serta menghubungkan keluarga dengan berbagai layanan atau sumber daya sosial yang sesuai dengan kebutuhannya.Pendampingan juga diarahkan untuk meningkatkan kepedulian keluarga terhadap anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga tercipta lingkungan keluarga yang lebih aman, suportif, dan mampu memberikan dukungan secara berkelanjutan.Sinergi dalam Penanganan Permasalahan SosialPenanganan PMKS membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Dinas Sosial P3A Kabupaten Tebo terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pekerja sosial, tenaga pendamping, pemerintah desa/kelurahan, keluarga, serta unsur masyarakat lainnya.Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan penanganan permasalahan sosial dapat dilakukan secara lebih terpadu dan berkelanjutan, dengan mengedepankan prinsip pelayanan sosial yang responsif, tepat sasaran, dan berorientasi pada pemulihan serta peningkatan keberfungsian sosial keluarga.Mewujudkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat Kabupaten TeboProgram Bimbingan Psikososial terhadap Keluarga PMKS merupakan salah satu langkah Dinas Sosial P3A Kabupaten Tebo dalam memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga dalam menghadapi permasalahan sosial serta mendorong terciptanya keluarga yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya 

BANTUAN ATENSI KEMENSOS MELALUI SENTRA ALYATAMA JAMBI DISALURKAN KEPADA MASYARAKAT KABUPATEN TEBO Warta
29 September 2026

BANTUAN ATENSI KEMENSOS MELALUI SENTRA ALYATAMA JAMBI DISALURKAN KEPADA MASYARAKAT KABUPATEN TEBO

Kabupaten Tebo – Minggu, 19 April 2026Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Alyatama Jambi bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Tebo melaksanakan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada sejumlah masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Tebo.Program ATENSI merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian Sosial dalam memberikan dukungan dan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan keberfungsian sosial.Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan ATENSI di Kabupaten Tebo dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama antara Sentra Alyatama Jambi dengan Dinas Sosial Kabupaten Tebo, sehingga bantuan dapat diberikan kepada penerima manfaat yang telah melalui proses pendataan dan asesmen sesuai dengan kebutuhan masing-masing.Bantuan yang disalurkan diberikan dalam berbagai bentuk sesuai hasil asesmen dan kondisi penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penerima manfaat sekaligus mendukung peningkatan kemandirian dan kesejahteraan sosial masyarakat.Dinas Sosial Kabupaten Tebo berperan dalam membantu proses identifikasi dan pendataan calon penerima manfaat, melakukan koordinasi dengan pihak terkait, serta mendampingi pelaksanaan penyaluran bantuan di wilayah Kabupaten Tebo. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan program bantuan sosial dapat terlaksana secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.Penyaluran bantuan ATENSI ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan berbagai kebutuhan dan permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat Kabupaten Tebo dapat ditangani secara lebih optimal.Dinas Sosial Kabupaten Tebo menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Alyatama Jambi atas dukungan dan sinergi dalam pelaksanaan program ATENSI di Kabupaten Tebo.Ke depan, Dinas Sosial Kabupaten Tebo akan terus mendukung berbagai program Kementerian Sosial serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait dalam rangka meningkatkan pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat Kabupaten Tebo.Melalui sinergi dan kolaborasi, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian, pelayanan, dan dukungan sosial secara tepat dan berkelanjutan.

KUKUHKAN FORUM ANAK DAERAH, DINSOS P3A KABUPATEN TEBO DORONG ANAK AKTIF JADI PELOPOR DAN PELAPOR. Warta
28 September 2026

KUKUHKAN FORUM ANAK DAERAH, DINSOS P3A KABUPATEN TEBO DORONG ANAK AKTIF JADI PELOPOR DAN PELAPOR.

Dalam rangka pemenuhan hak anak, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tebo melaksanakan kegiatan Sosialisasi sekaligus Pengukuhan Forum Anak Daerah (FAD) tingkat Kecamatan Tahun 2026.Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Tebo Ulu dan Aula Kantor Camat Rimbo Bujang. Kegiatan dihadiri oleh masing-masing Camat selaku pelindung Forum Anak serta para anggota Forum Anak yang akan dikukuhkan.Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tebo yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak.Selanjutnya, dilaksanakan pengukuhan Forum Anak Daerah tingkat Kecamatan oleh Camat. Prosesi pengukuhan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Forum Anak yang dipimpin oleh Ketua Forum Anak dan diikuti oleh seluruh anggota yang dilantik. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Camat.Setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Forum Anak Daerah yang disampaikan oleh narasumber Drs. Agus Santoso, ME., Dosen Universitas Muhammadiyah Jambi. Materi sosialisasi memberikan pemahaman kepada anak mengenai tugas, peran, dan fungsi Forum Anak sebagai wadah bagi anak untuk menyampaikan aspirasi serta berpartisipasi dalam pembangunan.Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Forum Anak dapat memahami tugas dan tanggung jawab yang diemban serta mampu berperan aktif sebagai pelopor dan pelapor dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi anak.Kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam mendorong partisipasi anak di Kabupaten Tebo agar semakin aktif menyampaikan aspirasi, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta ikut berkontribusi dalam upaya pemenuhan dan perlindungan hak anak. 

PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL KE-42. DINSOS P3A BERKOLABORASI DENGAN BUNDA PAUD MERIAHKAN PUNCAK PERINGATAN HAN TAHUN 2026 Warta
28 September 2026

PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL KE-42. DINSOS P3A BERKOLABORASI DENGAN BUNDA PAUD MERIAHKAN PUNCAK PERINGATAN HAN TAHUN 2026

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tebo bersama Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tebo melaksanakan kegiatan Puncak Peringatan Hari Anak Nasional, Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Aula Utama Kantor Bupati Tebo.Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, serta mendukung tumbuh kembang anak dalam lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan menyenangkan.Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai bersama yang diikuti oleh OPD/instansi terkait, anak-anak PAUD, Forum Anak Daerah, serta peserta lainnya. Pawai dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo. Setelah pawai, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang berlangsung meriah dan penuh keceriaan.Selanjutnya, seluruh peserta berkumpul di Aula Utama Kantor Bupati Tebo untuk mengikuti acara puncak yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tebo bersama Bunda PAUD Kabupaten Tebo. Kegiatan semakin meriah dengan berbagai penampilan anak-anak PAUD serta persembahan dari Forum Anak Daerah Kabupaten Tebo berupa tari dan drama.Dalam kegiatan ini, Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tebo turut berperan aktif membantu menyukseskan rangkaian acara, baik dalam mendukung pelaksanaan kegiatan maupun menampilkan kreativitas anak melalui berbagai persembahan. Keterlibatan FAD menjadi bentuk partisipasi anak dalam menyuarakan, berkreasi, dan mengambil peran dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang Lomba Permainan Tradisional sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kreativitas, partisipasi, dan prestasi anak-anak sekaligus sebagai upaya melestarikan permainan tradisional.Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, diharapkan semakin kuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak serta memberikan ruang bagi anak untuk tumbuh, berkembang, berkarya, dan berprestasi.

DINSOS P3A GELAR LOMBA PERMAINAN TRADISIONAL DALAM RANGKA HARI ANAK NASIONAL KE-42 Warta
28 September 2026

DINSOS P3A GELAR LOMBA PERMAINAN TRADISIONAL DALAM RANGKA HARI ANAK NASIONAL KE-42

Tebo, 21 Juli 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tebo bersama Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tebo melaksanakan Lomba Permainan Tradisional di Lapangan Ex MTQ Kabupaten Tebo, Selasa (21/7/2026).Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak sekaligus melestarikan warisan budaya di tengah perkembangan teknologi. Selain itu, kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan antarpeserta.Lomba diikuti oleh 26 sekolah se-Kecamatan Tebo Tengah, terdiri dari 13 SD dan 13 SMP. Para peserta mengikuti tiga cabang permainan, yaitu Tarik Tambang, Tarompa Panjang, dan Hadang-Hadang.Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo dan berlangsung dengan meriah, aman, serta tertib. Para peserta menunjukkan antusiasme dan semangat tinggi selama mengikuti perlombaan.Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang akan mendapatkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan yang akan diserahkan pada acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 di Aula Utama Kantor Bupati Tebo.

CEGAH KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK, DINSOS P3A KABUPATEN TEBO GELAR SOSIALISASI GERAKAN NASIONAL ANTI KEKERASAN SEKSUAL ANAK DI SDN 011/VIII MUARA TEBO Warta
28 September 2026

CEGAH KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK, DINSOS P3A KABUPATEN TEBO GELAR SOSIALISASI GERAKAN NASIONAL ANTI KEKERASAN SEKSUAL ANAK DI SDN 011/VIII MUARA TEBO

Muara Tebo, - Dalam upaya meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOS P3A) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Gerakan Nasional Anti Kekerasan Seksual Anak (GN-AKSA) pada Senin, 15 Juni 2026, bertempat di SDN 011/VIII Muara Tebo.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya menjaga diri serta mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membekali anak dengan pengetahuan dan keberanian untuk mengenali situasi yang tidak aman serta menyampaikan kepada orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan.Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Ibu Wiwin Narti, M.Psi., yang merupakan dosen sekaligus psikolog. Dengan kompetensi yang dimiliki, materi disampaikan secara komunikatif dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak.Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pengenalan dan perlindungan diri, batasan tubuh, bagian tubuh yang bersifat pribadi, serta pentingnya berani mengatakan tidak terhadap tindakan atau sentuhan yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bercerita dan meminta bantuan kepada orang dewasa yang dapat dipercaya ketika menghadapi situasi yang mengancam keselamatan atau kenyamanan mereka.Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Interaksi antara narasumber dan siswa berlangsung aktif melalui penyampaian materi serta sesi tanya jawab, sehingga pesan-pesan pencegahan kekerasan seksual dapat diterima dengan lebih mudah oleh peserta didik.Melalui kegiatan GN-AKSA ini, DINSOS P3A berharap kesadaran mengenai perlindungan anak dapat terus ditingkatkan, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat. Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.Bersama DINSOS P3A, mari kenali, cegah, dan hentikan kekerasan seksual terhadap anak demi terwujudnya generasi yang aman, sehat, dan terlindungi. 

DINSOS P3A KABUPATEN TEBO SALURKAN BANTUAN SOSIAL BAGI KORBAN KEBAKARAN DI KECAMATAN TEBO TENGAH Warta
28 September 2026

DINSOS P3A KABUPATEN TEBO SALURKAN BANTUAN SOSIAL BAGI KORBAN KEBAKARAN DI KECAMATAN TEBO TENGAH

TEBO TENGAH – Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana kebakaran di Kecamatan Tebo Tengah.Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban masyarakat yang mengalami musibah kebakaran. Bantuan diserahkan sebagai upaya untuk memenuhi sebagian kebutuhan dasar korban serta mendukung proses pemulihan pascabencana.Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang diberikan berupa bantuan APBN Kemensos RI dan APBD Kabupaten Tebo yang diharapkan dapat membantu korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah mengalami musibah kebakaran.Penyaluran bantuan ini juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana. Melalui bantuan tersebut, diharapkan para korban dapat memperoleh dukungan untuk kembali menjalani aktivitas dan menata kehidupan mereka.Dinsos P3A Kabupaten Tebo terus berupaya meningkatkan pelayanan sosial dan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Sinergi antara pemerintah daerah, petugas di lapangan, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan bencana dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tebo berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi para korban kebakaran serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti sediakala.Dinsos P3A Kabupaten Tebo — Hadir, Peduli, dan Melayani Masyarakat. 

DINSOS P3A TEBO DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI PROGRAM SATU DESA SATU KELOMPOK USAHA PEREMPUAN Warta
28 September 2026

DINSOS P3A TEBO DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI PROGRAM SATU DESA SATU KELOMPOK USAHA PEREMPUAN

TEBO – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tebo melalui Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak melaksanakan Kegiatan Satu Desa Satu Kelompok Usaha Perempuan Tahun 2026, Selasa, 8 September 2026, bertempat di Aula Dinas Sosial P3A Kabupaten Tebo.Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tebo Nyonya Nurchasanah nazar SP.,MM dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tebo Bapak Arief Haryoko,S.H. Kegiatan diikuti oleh perempuan dan ibu-ibu dari Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir dan Desa Teluk Singkawang Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo.Kegiatan Satu Desa Satu Kelompok Usaha Perempuan merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Tebo dalam meningkatkan keberdayaan dan kemandirian ekonomi perempuan melalui pengembangan kelompok usaha di tingkat desa. Perempuan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat melalui kegiatan kewirausahaan dan pengembangan usaha produktif.Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam mengembangkan usaha produktif. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, pembinaan, diskusi, serta praktik langsung pembuatan produk usaha, yaitu egg roll.Dalam praktik tersebut, peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenai tahapan pembuatan produk, mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga pengemasan. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa pengembangan usaha tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga perlu memperhatikan kualitas, inovasi, kemasan, pemasaran, serta pengelolaan usaha secara berkelanjutan.Dengan semangat perempuan berdaya, keluarga sejahtera, dan ekonomi masyarakat semakin kuat, program Satu Desa Satu Kelompok Usaha Perempuan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kemandirian dan produktivitas perempuan di Kabupaten Tebo.

EDUKASI SEKOLAH RAMAH GENDER TAHUN 2026, DINSOS P3A TEBO DORONG TERCIPTANYA LINGKUNGAN SEKOLAH YANG AMAN, INKLUSIF DAN RESPONSIF GENDER Warta
28 September 2026

EDUKASI SEKOLAH RAMAH GENDER TAHUN 2026, DINSOS P3A TEBO DORONG TERCIPTANYA LINGKUNGAN SEKOLAH YANG AMAN, INKLUSIF DAN RESPONSIF GENDER

TEBO – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tebo melalui Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak melaksanakan Kegiatan Edukasi Sekolah Ramah Gender Tahun 2026, Rabu, 2 September 2026, bertempat di Aula Dinas Sosial P3A Kabupaten Tebo.Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tebo Bapak Arief Haryoko,S.H. Kegiatan diikuti oleh guru dan siswa dari Kecamatan Tebo Tengah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat sekolah mengenai pentingnya kesetaraan dan keadilan gender dengan sebagai Pemateri adalah Ibu Sri Wahyuti, S.Si.T.MPH.Dalam pembukaan kegiatan, Kepala Dinas menyampaikan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, nondiskriminatif, serta memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh peserta didik, baik laki-laki maupun perempuan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang penting dalam membentuk karakter, sikap, pola pikir, serta kemampuan peserta didik dalam berinteraksi dan menghargai sesama.Edukasi Sekolah Ramah Gender dilaksanakan sebagai salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tebo dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) serta pemenuhan hak anak. Melalui kegiatan ini, guru dan siswa diberikan pemahaman mengenai konsep gender, kesetaraan dan keadilan gender, stereotip gender, pencegahan diskriminasi dan kekerasan, serta pentingnya membangun hubungan yang saling menghormati di lingkungan sekolah.Materi kegiatan disampaikan melalui metode edukasi, diskusi, dan tanya jawab sehingga peserta dapat berinteraksi secara aktif dan menyampaikan berbagai pengalaman maupun permasalahan yang berkaitan dengan penerapan kesetaraan gender di lingkungan sekolah.Kegiatan ini juga menekankan bahwa kesetaraan gender bukan berarti menghilangkan perbedaan antara laki-laki dan perempuan, tetapi memastikan bahwa setiap anak memperoleh hak, kesempatan, perlakuan, dan ruang yang setara untuk belajar, berpartisipasi, berprestasi, serta mengembangkan potensi dirinya.Bagi guru, pemahaman mengenai Sekolah Ramah Gender diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran maupun interaksi sehari-hari dengan peserta didik. Sementara bagi siswa, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghargai, menghormati, bekerja sama, serta menghindari perilaku diskriminatif berdasarkan jenis kelamin maupun perbedaan lainnya.Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari para peserta. Guru dan siswa menunjukkan antusiasme dalam mengikuti materi, diskusi, dan tanya jawab yang diberikan. Secara umum, kegiatan berjalan dengan baik dan diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat penerapan nilai-nilai kesetaraan gender di lingkungan sekolah.Melalui kegiatan Edukasi Sekolah Ramah Gender Tahun 2026, Dinsos P3A Kabupaten Tebo mendorong agar nilai-nilai kesetaraan gender dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sekolah. Dukungan dan komitmen bersama antara pemerintah daerah, sekolah, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, ramah anak, dan responsif gender.Kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, serta penguatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Tebo.

Dinas Sosial P3A Kab Tebo bersama Pemda Tebo dan OPD Terkait Komitmen tingkatkan Nilai UHC Kabupaten Tebo Warta
16 Mei 2024

Dinas Sosial P3A Kab Tebo bersama Pemda Tebo dan OPD Terkait Komitmen tingkatkan Nilai UHC Kabupaten Tebo

Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dalam rangka upaya Peningkatan Kepesertaan Jaminan Kesehatan BPJS oleh Forum komunikasi yang  dilaksanakan pada hari senin tanggal  01 April 2024 melalui kegiatan zoom meeting yang dipimpin oleh asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jambi bahwa cakupan Kepesertaan BPJS  Kabupaten Tebo yang merupakan nilai indicator Universal Health Converange (UHC)  hanya 77,13% terendah untuk seluruh kab/kota se provinsi Jambi. Hasil  rapat staf  Pj.Bupati Tebo terkait laporan kinerja Pj.Bupati Tebo Triwulan I tahun 2024  adanya laporan capaian Indikator  Universal Health Converange (UHC). Kegiatan langsung di pimpin oleh PJ. Bupati Tebo Bapak Dr. H Varial Adhi Putra, dimana beliau menekankan kepada setiap opd untuk bertanggung jawab terhadap rendahnya nilai UHC Kabupaten Tebo. BPJS Cabang Muara Bungo langsung melaksanakan gerak cepat bersama pemda Tebo dalam rangka upaya menaikkan Nilai UHC Kabupaten Tebo. Untuk saat Ini di Kabupaten Tebo hanya mempunyai Nilai 77.13 % dan juga BPJS Muara Bungo mengapresiasi kepada Dinas Sosial P3A Atas Kinerja yang luar biasa dalam pengusulan PBI JKN Di setiap bulannya. Pj Bupati juga mendapatkan informasi bahwa di Kabupaten Tebo hanya ada beberapa Desa yang sudah UHC diantaranya Desa Paseban, Desa Rantau Langkap, Bungo Tanjung dan Tanjung Aur. Pj Bupati Tebo berharap dengan ide-ide yang sudah disepakati nantinya dapat menaikkan nilai UHC Kabupaten Tebo.

Tanggap Cepat Dinas Sosial P3A Kabupaten Tebo beri Solusi kepada Masyarakat Talang Mamak yang mengalami kesulitan biaya dalam perawatan di Rumah Sakit Warta
16 Mei 2024

Tanggap Cepat Dinas Sosial P3A Kabupaten Tebo beri Solusi kepada Masyarakat Talang Mamak yang mengalami kesulitan biaya dalam perawatan di Rumah Sakit

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Tebo mengunjungi warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) suku talang mamak, di Rumah Sakit (RS) Sultan Taha Saipuddin (STS) Tebo pada Rabu (15/05/2024). Plt Kadis Dinsos P2PA Kabupaten Tebo Azra'i mengatakan, mendapatkan informasi dari pihak RS STS Tebo, jika ada warga KAT suku talang mamak dalam perawatan di ruang rawat inap. Karena menderita TB Paru. Kesulitan dalam pembiayaan di RS, sehingga Dinsos P2PA Kabupaten Tebo menunjuk perwakilan untuk mengecek dan meminta data pasien. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata pasien atas nama nyonya muda pernah terdaftar di Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Provinsi Jambi dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) juga masih aktif. Namun, sekarang Pemprov Jambi telah memperbarui data, dan nyonya muda tidak lagi masuk Jamkesda Provinsi Jambi. Hal ini disebabkan, Pemprov Jambi memperbarui data berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sedangkan anggota keluarga lainnya, di dalam Kartu Keluarga (KK) masuk kedalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah pusat. Untuk itu, ia meminta kepada perangkat Desa Suo-suo untuk mengusulkan nama nyonya muda masuk kedalam DTKS agar Kabupaten bisa meneruskan ke Kemensos RI. "Kita membantu menangguhkan biaya perawatan nyonya muda berdasarkan permohonan dari pihak keluarga, karena saat ini statusnya mandiri. Namun Dinsos P2PA Tebo telah mengurusnya agar masuk dalam BPJS yang dibayarkan oleh pemerintah," tutupnya.

Aksesibilitas
Ukuran Huruf
Kontras Tinggi Sangat membantu lansia & gangguan visi
Pembaca Suara Arahkan kursor untuk membaca teks
Font Disleksia Gunakan font ramah disleksia
Garis Bawahi Tautan Perjelas seluruh link teks navigasi
Hentikan Animasi Kurangi pergerakan layar & distorsi
Mode Monokrom Tampilan skala abu-abu netral